BERITA UTAMA

Satgas Dana Desa Terima 10 Ribu Laporan dari Masyarakat

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui Tim Satgas Dana Desa telah menerim...

Neneng ajak kades ‘kawal’ MoU penguatan tenaga kerja lokal

 
 BEKASI - Bupati Bekasi Hj Neneng Hasanah Yasin, mengajak para kepala desa dan lurah untuk mengawal memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara Pemkab Bekasi dengan kawasan industri atas kewajibannya agar menyerap sedikitnya 30 persen tenaga kerja lokal di perusahaannya.

“Ya Pemda dan pihak industri sudah melakukan MoU agar perusahaan mau mempekerjakan sedikitnya 30 persen tenaga kerja lokal,” ujar bupati.

Bupati menekankan, yang mengerti dan hafal betul akan status warga, adalah kepala desa atau lurah dengan perangatnya sampai ke tingkat RT.

Hal yang demikian tersebut tidak terlepas dari  k
omitmen Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin untuk memperkuat program ketenagakerjaan terus akan dilakukannya di masa pemerintahan keduanya (2017-2022) guna mengu­rangitingkat pengangguran. Caranya dengan memperbanyak pelatihan kompetensi hingga pameran lowongan pekerjaan atau job fair.

“Pemerintah Daerah melalui  Dinas Tenaga kerja akan memberikan job fair, pemagangan  dengan sistem pemagangan yang baru,” ujar bupati.
Peningkatan program pemagangan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, tegas Neneng, maka industri yang ada di Bekasi pun dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja dari Kabupaten Bekasi.

Program pemagangan, ujar Neneng, sangat penting untuk memberikan pengalaman yang sifatnya langsung kepada calon tenaga kerja. Selama di sana kompetensi, keteram­pilan (skill), dan pengetahuan mereka akan terasah.

Magang , lanjutnya, juga dapat mendorong percepatan kompetensi tenaga kerja sehingga gap antara supply dan demand dari sisi skill pekerja bisa terpenuhi. Selain itu, kebutuhan dari industri untuk tumbuh dan berkembang dengan tingkat pro­duktivitas tenaga kerja akan men­ing­kat.
“Kita butuh dukungan dari perusahaan-perusahaan agar bisa mema­gangkan pekerja , syukur-syukur bisa magang di luar negeri di berbagai sektor, ujarnya.
 
“Dengan adanya program magang,  anak-anak kita bisa mempunyai kom­petensi yang setara dengan pekerja yang sudah ada di perusahaan terse­but. Insya Allah pasti akan kita bantu agar rakyat Kabupaten Bekasi lebih sejahtera lagi,” ujar Neneng.
Sementara itu, sebelumnya sebanyak  1.019 siswa SMK di Kabu­pa­ten Bekasi mengikuti program pema­gangan nasional.  Mereka akan diturutsertakan dalam dunia kerja untuk meningkatkan kompetensi.
 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Neneng ajak kades ‘kawal’ MoU penguatan tenaga kerja lokal"

Posting Komentar